NILAI-NILAI PARADIGMA TEOANTROPOEKOSENTRIS UNTUK BASIS KESADARAN AKADEMIK DAN KEILMUAN


Nilai-nilai filosofis dalam Teoantropo-ekosentris ---- paradigma keilmuan UIN Syahada Padangsidimpuan---- yang perlu  menjadi basis kesadaran akademik dan keilmuan sivitas akademika dapat dirumuskan sebagai berikut:

Nilai Ilahiyah (Ketuhanan):
1. Sadar bahwa Allah pencipta, pengatur, pemilik semua yang ada di alam semesta. 
2. Sadar bahwa semua ilmu pada hakikatnya adalah milik Allah, bersumber dariNya, dan akan kembali kepadaNya (tercabut dari manusia). 
3. Sadar bahwa Al-Qur'an adalah wahyu Allah (ayat qauliyah) yang berisi petunjuk hidup, sumber utama ilmu, dan berposisi sebagai grand philosophy atau grand theory pengembangan ilmu (yaitu: ilmu-ilmu keagamaan, ilmu-ilmu sosial-humaniora, dan ilmu-ilmu kealaman). 
4. Sadar bahwa Allah SWT menempatkan semua objek ilmu menjadi ayat Allah (petanda adanya Allah). 
5. Sadar bahwa pemahaman, kajian, dan riset terhadap ayat qauliyah (Al-Quran) ---secara aksiologis---akan melahirkan pengetahuan dan keyakinan terhadap Kemahabesaran Allah (ma'rifatullah). 

Nilai Insaniyah (Keinsanan/ Kemanusiaan):
1. Sadar bahwa jismiyah (jasmani/raga) manusia tunduk kepada hukum-hukum Allah (sunnatullah) sebagaimana tunduk-patuhnya alam semesta kepada hukum-hukum Allah di alam. 
2. Sadar bahwa manusia berkedudukan sebagai hamba Allah dan khalifahNya di muka bumi. 
3. Sadar bahwa manusia adalah satu-satunya makhluk yang Allah tiupkan ruh suci ke dalam dirinya sehingga ia memiliki fitrah (tabiat) berketuhanan. 
4. Sadar bahwa Allah menyempurnakan manusia dengan kelengkapan berbagai dimensi psikis berupa ruh, akal, hati, dan jiwa. 
5. Sadar bahwa manusia dan kepribadiannya adalah ayat insaniyah/ayat nafsiyah (petanda adanya Allah pada diri manusia). 
6. Sadar bahwa pemahaman, kajian, dan riset terhadap manusia dan kepribadiannya ---secara aksiologis---akan melahirkan pengetahuan dan keyakinan terhadap Kemahabesaran Allah (ma'rifatullah). 

Nilai Kauniyah (Lingkungan/ Kealaman):
1. Sadar bahwa lingkungan/alam tunduk, pasrah, dan bersujud kepada Allah, serta bertasbih (mensucikan namaNya). 
2. Sadar bahwa lingkungan/alam semesta memiliki keraturan dan bertujuan (bukan diciptakan sia-sia). 
3. Sadar bahwa lingkungan/alam semesta adalah ayat kauniyah (petanda adanya Allah di alam semesta).
4. Sadar bahwa pemahaman, kajian, dan riset terhadap alam semesta ---secara aksiologis---akan melahirkan pengetahuan dan keyakinan terhadap Kemahabesaran Allah (ma'rifatullah). 

Nilai Kesepaduan (Integrasi) Ayat Qauliyah-Insaniyah-Kauniyah
1. Sadar bahwa pemahaman terhadap ketiga ayat ini pada hakikatnya suatu pemahaman yang padu (integratif dan interkonektif) yaitu pemahaman yang utuh ayat-ayat Allah dalam Al-Quran, diri manusia, dan lingkungan/alam. Pemisahan salah satunya dari yang lain akan menyebabkan lahirnya pemahaman yang dikotomik, bahkan trikotomik. 
2. Sadar bahwa pengetahuan integratif-interkonektif adalah satu-satunya mode pengetahuan yang dapat memberi manusia dan peradabannya kebaikan di dunia dan kebaikan pula di akhirat (hasanah fid dunya wa hasanah fil akhirah). 
*******

Gambar:
Masjid Al-Musannif Ulul Ilmi 
UIN Syahada Padangsidimpuan (13/08/2026) 

0 comments: